Menu

Sebagai drama Bertemakan zombie dengan adegan kejar-kejaran yang tak berhenti, Kingdom punya daya tarik yang luar biasa. Ia tidak hanya menyediakan ketakutan karena zombienya, namun juga dengan tokoh villain yang seramnya lebih mengerikan dari zombie itu sendiri. 


Detail drama

Judul: Kingdom 

Rilis: Januari 2019

Jumlah Episode: 2 Season, 12 Episode

Kreator: Kim Eun-hee,Kim Seong-hun,Park Inje


Kingdom dari Segi Plot Cerita

drama kingdom
Kalau dilihat dari segi cerita (baca cerita singkat Kingdom), titik poin masalah sebenarnya adalah perebutan tahta kerajaan. Untuk menanggulangi masalah ini, pihak ratu dan klannya yang berkuasa membuat sang raja tetap hidup agar penerusnya jatuh ke tangan anak sang ratu yang sedang dikandung, bukan ke putra mahkota Lee Chang. 

Problemnya berkmebang ketika sang putra mahkota mencium adanya kecurigaan tentang adanya kemungkinan sang ayah sudah mati sehingga ia tidak boleh menjenguknya. 


Putra mahkota tentu juga memiliki peran untuk membuat problemnya jadi makin besar dengan ikut-ikutan gerakan revolusi bersama para pelajar Sungkyunkwan. 


Yap. jadi ada beberapa poin perbelokan yang membuat konflik utama perebutan tahta kerjaan jadi makin membesar dalam drama Kingdom:

  1. Keputusan ratu dan Cho hak Joo untuk membuat raja bangkit kembali menjadi zombie

  2. Keputusan Lee Chang (putra mahkota) untuk bergabung ke gerakan revolusi

  3. Korban anak buah sang tabib yang dimakan zombie dimasak menjadi sop sehingga membuat pasien di klinik berubah jadi zombie semua.


Peran Penting Yeong Shin di Kingdom 

drama kingdom
Buat yang udah nonton Kingdom pastilah sudah hapal sama dosa terbesar tokoh Yeong Shin. Karakter inilah yang membuat sop dari mayat manusia yang mati karena digigit zombie untuk diberikan kepada seluruh pasien. 

Dia berdalih bahwa daging itu adalah rus ayang buru di hutan. Karena ketidaktahuannya ini, seluruh orang yang makan daging tersebut jadi zombie. Dari sinilah wabah zombie di Joseon dimulai. 


Aslinya sih saya emang gedeg banget ya sama tokoh yang satu ini. Secara gak langsung emang dia jadi tokoh paling berdosa yang membuat wabah zombie jadi ada. 


Tapi, kalau ditelusuri lagi, ada begitu banyak alasan pembenaran yang biasa tokoh ini pakai untuk pembelaan diri, misalnya saja kondisi rakyat Joseon yang kelaparan, pemerintah yang abai terhadap kemiskinan yang merajalela, dan alasan kemanusiaan untuk bisa menolong sesama. Ck, niat yang baik memang tidak akan selalu menghasilkan sesuatu yang baik pula. 


Walau jadi biang kerok, tokoh ini ternyata berhasil bertahan sampai akhir cerita. 


Peran Ratu dan Cho Hak Joo

drama kingdom

Well, sebagai tokoh villain, Ratu dan Cho Hak Joo di drakor Kingdom memang perlu diacungi jempol dan diteladani oleh tokoh jahat yang lain. 

Cho Hak Joo sebagai pemimpin klan yang berkuasa selalu bisa mengefisienkan setiap tindakan yang ia lakukan untuk meraih tujuan. Misalnya, ia menjebak Lee Chang untuk terkurung bersama ayahnya yang sudah jadi zombie di ruangan tersendiri. 


Ada dua kemungkinan yang terjadi: 

  1. Lee Chang mati dimakan zombie = Cho Hak Joo untung

  2. Paduka raja mati dibunuh Lee Chang = Cho Hak Joo untung karena sudah berhasil memframing Lee Chang sebagai pengkhianat 


Jenius kan?


Sang Ratu yang mentalnya juga udah gak bener, berhasil menyembunyikan kehamilan palsunya sampai momen terakhir. Bahkan, ia sampai punya plan b yakni melepaskan simpanan zombie ketika akhirnya takhta kerajaan tidak juga jatuh ke tangannya. 


Quotes sang ratu yang amat terkenal:


Kalau aku tidak bisa memilikinya, maka tidak boleh ada siapapun juga yang bisa. (lempar zombie)


Peran Lee Chang sang Putra Mahkota

drama kingdom

Lee Chang sih emang dijadikan peran yang positif, dengan segala adegan keren dan keberuntungannya hingga berhasil bertahan sampai episode terakhir.

Kesalahannya hanya satu yakni menandatangani semacam akta persetujuan untuk menggulingkan kekuasaan sang raja karena terbukti tidak berhasil menanggulangi kemiskinan di Joseon.    


Sisanya, Lee Chang mengalami perjuangan yang panjang untuk bisa menyelamatkan rakyat Joseon dari wabah Zombie. Sebagai penonton kita diperlihatkan pertumbuhan karakter Lee Chang menjadi semakin matang di tiap episodenya. Aiiih, oppa!


Baca juga: Kingdom Season 2, Drama Zombie dengan Plot Super Padat



0

Saya baru saja merampungkan sebuah buku yang endingnya sebenarnya cukup sopan. Bukan ending yang  brutal, kejam, apalagi menggantung dan meninggalkan tokohnya jadi menjomblo karena kalah saing sama first lead kayak Han Ji Pyeong. Namun, buku ini tetap membuat saya termenung dalam pemikiran panjang yang membuat tidak bisa tidur.

psd galau baca
Pasalnya, buku ini berisikan kisah yang kejam sedari awal tapi cerita akhirnya bisa happy ending gitu. Di dalam buku ini manusia berubah jadi liar, jahat, dan saling membunuh karena memperebutkan air yang sudah jadi barang langka. Yap, buku ini menyebut manusia-manusia begini dengan istilah "zombie air".


Alkisah, di Amerika terjadi krisi air parah. Aliran sungai bahkan sampai disekat agar tidak terbagi sehingga terjadi kekeringan mendadak yang membuat penduduk di California jadi belingsatan. 


First of all, semua masyarakat jadi panic buying kan ya. Semua orang langsung menuju minimarket untuk memborong susu bear brand air kemasan yang masih tersedia. Si tokoh utama juga melakukan hal yang sama, tetapi tentu saja gagal karena ia tokoh utama. Bagaimanapun juga tokoh utama pasti akan selalu mendapatkan kesialan bertubi-tubi sampai penulisnya puas.


Setelah itu, si tokoh utama melakukan petualangan menuju tempat evakuasi yang ternyata di sana tidak ada air. Setelah banting setir ke tempat lain, ternyata gagal maning, gagal maning, dan gagal maning. Di detik-detik ceritanya tamat, saya sudah mempersiapkan diri kalau saja semua tokoh utamanya akan mati karena dehidrasi. Tapi ternyata tidak. Kan kzl!


Kalau kalian penasaran sama cerita detailnya, bisa baca buku Dry karya Neal dan Jarrod Shusterman (baca review buku Dry). Perasaan kesal sampai membuat gak bisa tidur seperti ini ternyata ada namanya. Entah siapa yang ngebuat istilah ini, mungkin para elite global. Namanya Post Series Depression atau PSD atau galau gak jelas.


Menurut definisinya sih, PSD ini semacam perasaan sedih setelah menyelesaikan serial buku ataupun film. Jadi, jangan heran lah ya kalau ada mak-emak yang mungkin mencuci piring dengan kebrutalan tinggi setelah nonton sinetron. Mungkin dia sedang PSD. Mungkin sinetronnya jahat karena sudah menganiaya tokoh utama berepisode-episode.


PSD memang kadang membuat saya melamun saat sedang mengendarai motor sehingga pengen belok kiri malah pencet sein kanan. Mau buat teh pakai gula malah pakai garam. Mau buka app zoom untuk sekolah daring anak malah kebuka app Viu. PSD memang cukup berbahaya, gengs.


Kegalauan begini butuh dibicarakan, gaes. Lawan bicaranya bisa kok dipilih, bisa anak, bisa suami, atau media sosial. Kalau anak dan suami tidak terkondisikan dan menolak terang-terangan mendengar keluh kisah kita, media sosial bisa jadi alternatif yang oke. 


psd galau baca

Opsi untuk membuat thread panjang di Twitter nampaknya bisa dilakukan, bahkan bisa jadi prospek yang bagus. Siapa tahu kan ada penerbitan yang naksir sama curhatan kegalauan gak jelas kita. Yah, walaupun probabilitas untuk itu sangatlah kecil. Sekecil kemungkinan Ikatan Cinta akan tamat bulan ini. Sekecil kemungkinan bisa sekolah offline lagi bulan depan. Sekecil kemungkinan kamu bisa balikan sama dia yang udah ga balas chat.


Kalau ogah main di Twitter karena banyak buzzernya, Instagram bisa kok dipakai jadi alternatif. Yaaah, meski harus tahan-tahan perasaan untuk gak dengki dan iri hati sama foto orang lain. Pada akhirnya Facebook sajalah yang jadi pilihan yang bagus. Tapi, mesti tahan-tahan jempol untuk gak berkata jahat tentang jokes palsu tentang air yang bisa surut kalau ikutan komen di postingan itu. 


Kalau tips di atas belum cukup untuk menghilangkan PSD, bisa pakai tips yang serupa untuk move on dari mantan: mencari yang baru. Yah, sebelum melakukan tips terakhir sebaiknya sadari dulu adanya peluang dan kemungkinan mengalami PSD lagi dengan alasan yang baru.

Baca juga: Dear World, Catatan Gadis Kecil Korban Perang Suriah


0

Yap, percaya sama saya bahwa setelah nonton Kingdom season pertama, pasti gak akan sabar untuk bisa langsung menikmati season selanjutnya. Di Kingdom season 2, petualangan Joo ji Hoon tentu akan makin seru. Dia akan berhadapan face to face sama musuh politiknya Cho Hak Joo yang berambisi untuk bisa melanggengkan keturunan klan Hwang Jo  untuk menduduki tahta pemerintahan.

Kingdom Season 2

kingdom season 2

(mengandung spoiler)


Di dalam season ini, putra mahkota Lee Chang yang diperankan Joo Ji Hoon akan mendapatkan dukungan dari tokoh masyarakat, Akan tetapi, serangan zombie membuat penduduk Sangju terdesak sampai ke benteng.


Kondisi yang minim makanan serta rasa takut yang membuncah membuat segala kondisi makin memburuk. Apalagi gudang makanan terbakar sehingga Joo Ji Hoon memutuskan untuk meminta bantuan pada daerah terdekat yang kebetulan dimiliki oleh Cho Hak Joo, musuh politiknya. 


Kondisi ini tentu dimanfaatkan Cho Hak Joo untuk menjebak sang putra mahkota. Ia dimasukan ke dalam ruangan yang sama dengan paduka raja yang sudah menjadi zombie. Joo Ji Hoon harus memilih salah satu dari membunuh atau dibunuh ayahnya.


Di sinilah suami saya sangat memuji kecerdikan sekaligus kelicikan Cho hak Joo karena berhasil “cuci tangan” sekaligus menyingkirkan raja dengan memanfaatkan Joo Ji Hoon.


“Kenapa nggak Cho Hak Joo aja sih yang jadi raja?” komentar suami saya. Sungguh komentar yang akan dibenci semua pendukung Kingdom.


Ending dari episode sulit ini saya skip dulu ya. Kalau penasaran nonton saja langsung dramanya. Saya langsung loncat ke cerita akhir ketika Joo Ji Hoon akhirnya masuk ke dalam istana untuk menyerbu ratu dan komplotannya.


Ending Kingdom Season 2

kingdom season 2

(mengandung spoiler)


Sebelum menonton kisah ending dari drama Kingdom, saya bertanya sama teman yang sudah tamat nonton serial ini terlebih dahulu. Menurut dia, akhirnya enggak hepi ending. Tapi setelah nonton, menurut aku ini udah hepi ending. Definisi hepi ending emang beda-beda tiap orang.


Jadi beginilah kira-kira penggambaran ending dari cerita Kingdom.


Cho Hak Joo akhirnya mati karena dibunuh sama anak perempuannya sendiri, si ratu yang astagfirullah jahatnya itu lho.


Si ratu akhirnya mendapatkan pertentangan dari berbagai pihak karena terindikasi melakukan  pembunuhan terhadap ibu hamil dan anak bayi perempuan. Kehamilan palsunya terungkap dan kegilaanya makin kelihatan. Di posisi ini, karakter ratu bahkan jauh lebih mengerikan daripada zombie itu sendiri.


Di akhir cerita ketika ia sudah tersudutkan banget dan mesti menyerahkan tahtanya, sang ratu melepaskan simpanan zombienya di ruang bawah tanah. Sang ratu gila itu berkata bahwa kalau ia tidak bisa memiliki tahta, maka tidak ada orang lain yang boleh juga untuk memilikinya. Emang sedeng si ratu mah!


Endingnya tentu Joo Ji Hoon berhasil meredakan wabah. Caranya nonton sendiri aja lah ya. Kereeeeen bangeeeet pokoknya mah!!!


Nah, akan tetapi, pakai kata tetapi nih. Di ending cerita, ada indikasi bahwa perjuangan melawan tanaman oembangkit dan zombie tampaknya masih akan berlanjut.


Ada pedagang ilegal yang menyebarkan tanaman ini sekaligus menjual cara untuk bisa membangkitkan orang mati. Orang ini siapa kawan-kawan? Nonton yooo dramanya!


Baca juga: Kingdom, Drama Korea Ajib Gile yang Bikin Merinding Disko


0

Hari ini Mbah saya meninggalkan dunia ini untuk selamanya. Heran juga. Saya sama sekali tidak merasa sedih. Merasa kehilangan, iya; merasa hampa, iya; merasa ada yang kosong di ujung hati, iya. Tapi tidak dengan merasa sedih.

ppkm tak bisa pulang
Saya memang tidak dekat dengan Mbah yang ada di jawa, Saya jarang mengunjunginya. Dan ketika pulang kampung pun saya jarang ngobrol panjang lebar dengan dirinya. Ia memang sudah sangat sepuh, sudah menyentuh angka 80 tahunan.

Hal yang justru pikirkan adalah orangtua saya sendiri. Apakah ia bersedih karena kehilangan orangtuanya? Saya lihat pagi ini ia (ayah saya) tetap pergi ke kebun seperti biasa. Ia tidak bisa menengok Mbah di Jawa karena PPKM level 4 (level paling pedas) kali ini pasti akan sangat menyulitkan kegiatan bepergian.


Ayah saya masih menunjukkan sikap yang biasa. Diam seperti biasa, jaga toko seperti biasa, dan bercanda dengan anak kecil tetangga seperti biasa. Yang tidak biasa kali ini adalah ia tidur siang. Pertama kalinya ia tidak mengambil jatah jaga toko shift siang.


Ketika magrib dan memimpin sholat magrib, ia meminta keluarganya untuk melakukan sholat gaib untuk ibunya yang kini sudah berpulang untuk selamanya.


Kejadian ini jelas akan membuat saya berpikir tentang masa depan, ketika nanti saya sudah sama-sama tua dengan suami dan akhirnya juga akan meninggalkan dunia ini sendiri-sendiri. Mungkin saya juga tidak akan merasa sedih lagi karena sudah hidup begitu lama. Paling tidak dengan umur yang sudah menyentuh kepala 60-an, manusia biasanya sudah bersiap diri untuk endgame dari kehidupan. 


Niat saya tentu saja hidup dengan mulia, tidak menyusahkan anak dan suami, serta mati dengan mudah. Saya tentu menginginkan kehidupan di mana saya bisa memperoleh penghasilan bahkan tanpa bantuan anak-anak saya ketika mereka beranjak dewasa nanti. Saya ingin seperti Mbah di Jawa yang bahkan bisa mengirimi anaknya (Ayah saya) uang ketika panen raya sudah tiba.


“Ini Le, ibu kirimkan uang.” sahut mbah saya lewat telepon.


Ayah saya yang kebingungan jelas menjawab, “Buat apa Bu? Simpan saja untuk ibu sendiri. Tidak usah repot-repot mengirimi ke sini.”


“Aku ini sudah tua, gak tahu lagi uangnya mau diapain, jadi ya mending dikirim ke kamu saja.” 


Percakapan ini real terjadi. Dan kalimat menyenangkan tentang bingung uang ini mau dipakai untuk apa jelas menjadi kalimat privilege yang gak akan bisa dikatakan oleh semua mbah-mbah 80 tahunan. Saya pengen jadi seperti itu.


Yah, yang namanya mimpi kan boleh, ya. Dulu saya pernah bermimpi untuk segera mengumpulkan harta duniawi melalui jalur saham seperti yang sering dipopulerkan Raditya Dika. Tapi, kok ya ternyata saham gak semudah kelihatannya. Apalagi kata-katanya Raditya yang mengatakan sebaiknya memulai saham dengan menanamkan mental siap kehilangan uang. Wong aku kehilangan 10 ribu aja rasanya masih belum siap!


Akhirnya niatan untuk memperkaya diri lewat saham kandas seketika. Daripada menanam saham, sepertinya saya akan mulai menanam Aglonema saja.


Kematian mbah dalam kondisi terbaiknya seperti ini mengingatkan saya dengan kematian tetangga yang sama-sama punya cerita magisnya.


Jadi, tetangga saya memang sudah tua. Laki-laki yang umurnya sudah menginjak usia 70 tahunan. Tiba-tiba ia muntah hebat dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Istrinya yang sudah sama-sama tua tidak meneteskan air mata. Mungkin ia sudah tahu akhir kehidupan akan siap menjemput kapan saja. Hanya saja kali ini suaminya yang duluan.


Sang istrinya mendapati senja yang gelap dan sepi. Semua orang yang melayat sudah beranjak pulang masing-masing ke rumah. Ia sendirian dan mendapati kini dirinya harus menyalakan lampu teras sendiri, aktivitas yang biasanya dilakukan sang suami sebelum berpulang.


Dalam kondisi beini, menghamburlah tangisan sang istri mendapati betapa hampanya ruang kosong yang ditinggalkan suaminya hari ini.


Kejadian ini sudah lama terjadi, jauh sebelum pandemi dimulai. Di tengah banyaknya berita duka tentang kematian manusia, izinkan saya mempersembahkan tulisan ini sebagai kenang-kenangan terakhir untuk Mbah saya di Jawa. Semoga ia mendapati balasan yang baik atas segala amalnya di dunia.  


Semoga pandemi ini bisa segera selesai.


Saya ingin pulang ke Jawa.


Baca juga: Kingdom, Drama Korea Ajib Gile yang Bikin Merinding Disko


sumber gambar: freepik

0

Baru di drama Kingdom inilah saya merasa menggila, bahkan dari episode pertama. Biasanya kan ya, ada beberapa drama korea yang gagal dalam mengeksekusi episode awal dengan baik (Goblin misalnya).  

Saya menonton drama ini menjelang malam, sebelum tidur. Saya sudah tahu sebelumnya bahwa drama ini memang mengusung tema zombie, jadi cukup ragu-ragu lah sebelum memutuskan untuk menonton. 


Apiknya adalah drama ini bukan sekadar menampilkan zombie kelaparan yang gigit-menggigit. Ada semacam kebrengsekan manusia sebagai pemerintahan yang menunggangi penderitaan rakyat cuman demi diansti politik. Yap, gonjang ganjing tentang perpolitikannya emang kece banget sih.


(mengandung spoiler)


Kingdom Season 1

kingdom drakor

Episode 1


Di episode ini kita akan sangat dimanjakan dengan kondisi kerajaan yang sedang berduka karena rajanya sedang sakit. Sosok sang putra mahkota yang diperankan babang ganteng Joo Ji Hoon tentu sangat penasaran dengan kondisi ayahnya tetapi ia tidak diperbolehkan menjenguk dengan berbagai alasan. 


Karena begitu penasaran, ia nekat masuk ke dalam istana ayahnya. Di sana dirinya malah menemukan bayangan monster mengerikan yang berbau darah. Siapakah sosok itu sebenarnya? (wkwk, udah kayak iklan webtoon di Youtube, gak?)


Episode 2

kingdom


Sang putra mahkota sekarang sudah menjadi tersangka pengkhianatan negara. Ia terduga melakukan perjanjian dengan ikatan mahasiswa gitu lah untuk menggulingkan raja yang sedang berkuasa.  


Karena alasan itulah ia sangat berusaha untuk bisa menemukan tabib terakhir yang mengobati ayahnya. Rupa-rupanya, di klinik tempat tabib itu juga sedang ada musibah. Semua pasien di sana berubah jadi mayat dan terkubur di bawah lantai klinik. Syerem laah. 


Di sini semua misteri perlahan terbuka satu per satu. Ju Ji Hoon mulai mengetahui tentang tanaman pembangkit yang bisa membuat orang mati kembali hidup (jadi zombie). Wabah zombie sedang merajalela dan akan sangat mengerikan jika tidak ditangani dengan baik. 


Alasan ratu dan klan yang berkepentingan di kerajaan menggunakan tanaman pembangkit pada raja pun sudah terlihat dengan jelas. Mereka ingin sang raja tetap hidup sampai anak yang sedang dikandung ratu lahir sehingga trah raja akan jatuh ke anak ratu bukan ke Joo Ji Hoon yang statusnya cuman anak selir.  Keji memang ibu negara yang satu ini!


Episode 3

kingdom drakor

Gelombang wabah zombie terus membesar. Setelah zombie di klinik menyerang sampai ke area kehakiman dan perumahan kumuh, Joo Ji Hoon mengatur evakuasi warga dan pembakaran zombie agar wabah mereda. 


Di sini juga ditunjukkan paduka raja di Hanyang yang sedang memakan dayang dan pembantunya. Wuiiii.


Episode 4-6


Di episode ini digambarkan penyebaran wabah zombie yang makin mengerikan. Karenanya, Lee Chang (karakter putra mahkota yang diperankan Joo Ji Hoon) bergegas ke desa sebelah di mana ada tokoh masyarakat yang amat terkenal, An Hyun. 


Ternyata eh ternyata, An Hyun sebagai mantan panglima perang sama sekali tidak terkejut dengan adanya peristiwa mayat bangkit dari kubur dan segera sigap untuk menanggulangi wabah ini sesegera mungkin.


Hal ini tentu menjadi penanda bahwa An Hyun ternyata memiliki masa lalu alias dosa tersebarnya yang sama-sama diketahui oleh Cho Hak Joo, salah satu menterinya di istana yang menggagas ide untuk membangkitkan raja menjadi zombie. 


DI Desanya An Hyun, Joo Ji Hoon dan pasukan rupanya gagal untuk bisa membasmi wabah karena salah menduga bahwa zombie hanya menyerang pada malam hari. Ternyata di musim dingin dan akhir musim gugur yang suhunya rendah,  zombie bisa menyerang siang dan malam. Amit-amit.


Yah begitulah catatan alur cerita dari Kingdom. Ada beberapa detail yang tentunya terlewat dan mesti nonton sendiri untuk bisa menikmati secara utuh. Drama ini oke banget serta reccommended lah untuk ditonton. Selamat menikmati weekend di bulan Agustus.


Baca juga: Drama Move To Heaven dan Problematika Orang Kota


sumber gambar: netflix, medcom.id
0

Drama Korea The King: Eternal Monarch nggak berhenti mendapat badai kritik dari penontonnya. Sebabnya beragam, mulai dari alur cerita yang membingungkan, sampai soal segmen iklan yang dirasa kebanyakan.

Untuk isu yang kedua ini rasa-rasanya nggak lepas dari episode delapan The King: Eternal Monarch yang minggu lalu baru saja rilis. Di dalam episode itu, memang terlihat babang Lee Min Ho memuji produk kopi botolan yang menjadi sponsor drama tersebut ketika sedang melakukan adegan telepon-teleponan bersama ayangnya, Mbak Kim Go Eun.

the king eternal monarch


Masih belum selesai. Keluhannya masih panjang ini, Gaes. Netizen juga mengeluh soal Kim Go Eun yang katanya juga ikut-ikutan ngiklan. Dalam adegan tersebut, Mbak Go Eun pakai produk lip balm saat sedang melakukan penyelidikan. Kemudian, temannya meminta produk tersebut.

Lalu, iklan terakhir di The King: Eternal Monarch yang dikeluhkan pemirsa drakorian adalah soal kimchi yang disorot kamera ketika tim detektif Kim Go Eun sedang makan. Secara singkat begitulah keluhan yang disampaikan penonton pasca episode delapan yang penuh promosi produk. Jadi, mari kita bedah satu persatu.

Netizen yang berkomentar buruk soal adegan iklan itu pasti nggak pernah nonton jenis film sadis yang kalau ngiklan jauh lebih zalim, nggak pakai basa-basi, bahkan memakai durasi waktu dan naskah yang terlalu panjang. Buat saya, segmen di mana Lee Min Ho sedang ngiklan kopi itu nggak terasa mengganggu sama sekali. Bagian iklan tersebut terasa mulus dan natural aja kok, nggak terkesan dipaksakan.

Adegan ini sama sekali nggak bisa disandingkan sama sebagian film Indonesia yang hobi banget ngiklan biskuit atau produk sosis secara berlebihan. Ada begitu banyak adegan untuk iklan dengan memasukkan naskah percakapan yang nggak nyambung blas sama alur cerita.

Misalnya saja, ada adegan di mana tokoh wanita dan pria sedang santai di taman bunga serambi menikmati biskuit (((sponsor))). Okelah, ya, di sini masih wajar. Namun, obrolan mereka berdua tiba-tiba berhenti dan beralih sejenak untuk memuji rasa biskuit yang katanya sangat enak itu. Sampai di sini juga masih oke dan masih bisa dibenarkan.

Setelah itu, filmnya tiba-tiba terasa cringe ketika obrolan mereka masuk ke penelaahan bagaimana biskuit ini dibuat dan bahkan sampai membahas komposisi nutrisinya. Alamak! Nggak akan ada pasangan yang sedang bersantai di taman membahas nilai gizi sebuah camilan!

Kalau sudah begitu, kenapa nggak sekalian aja naskahnya dipanjangkan untuk menerangkan dengan jelas bagaimana laporan penjualan biskuit ini selama sebulan beserta data grafiknya seperti sedang presentasi di kantor manajemen? Kan kzl. Ini nonton film apa nonton iklan!

Iya sih, sebuah film tentu butuh uang untuk proses pembuatannya. Sponsor dari sebuah produk menjadi salah satu jalan untuk memastikan sebuah film bisa dibuat dengan baik memakai tim produksi serta artis yang bermutu. Akan tetapi, sangat disayangkan jika penempatan iklan dalam sebuah film tidak dipikirkan dengan matang oleh sutradaranya. Rasa film yang tidak lagi terasa natural jelas akan membuat penonton jadi kabur dan akhirnya memilih untuk pergi dan mencari film alternatifnya.

Penempatan iklan yang salah jelas akan membuat dampak buruk ganda. Pertama, film yang terasa jelek dan mengecewakan penonton. Kedua, pengaruh yang diharapkan sponsor untuk meningkatkan penjualan produk pun gagal.

Padahal, penempatan iklan yang tepat bisa jadi profit yang sangat besar untuk sponsor. Memang sulit, sih, untuk bisa menyisipkan iklan tanpa membuat penonton merasa sedang ditipu. Perlu intrik dan gombal tingkat tinggi yang lebih jago dibandingkan babang Dilan, si duta rindu Indonesia.

Soal penempatan iklan yang oke, drama serial Goblin bisa jadi panutan yang lumayan baik. Buat emak-emak yang sudah nonton Goblin pasti sampai nggak hafal apa saja produk yang diselipkan dalam cerita sama sutradaranya. Soalnya, buanyaaak banget produk sponsornya.

Ada satu produk yang sangat lengket di hati, sampai akhirnya saya juga merengek pada suami ingin dibelikan barang yang sama, yakni parfum merk Body Shop White Musk. Bahkan, saking terkenalnya karena drama Goblin, Anda hanya cukup mengetikkan kata “parfum Goblin” dan barang ini akan muncul di Google.

Bagaimanakah parfum ini muncul sebagai iklan dalam drama Goblin? Sederhana saja. Kedua aktor utamanya sama sekali tak mengungkapkan bagaimana parfum ini dibuat. Mereka juga nggak pernah panjang lebar menerangkan bahwa parfum ini berasal dari bahan organik yang aman untuk kulit sensitif.


Produk ini muncul sebagai hadiah dari babang Goblin kepada Ji Eun-tak ketika ia memutuskan untuk mati di hari pertama turunnya salju. Romantis, kan? Aaak. Saya iri.

Saking suksesnya drama Goblin di waktu itu, ada banyak aksesoris yang turut dibuat untuk menyenangkan kaum fans garis kerasnya. Miniso, toko kelontong multinasional yang sering ada mal, yang juga merupakan sponsor drama ini, mengeluarkan sederet boneka karakter tokoh goblin.

Selain itu, Miniso juga menjual botol minuman sampai lilin aromaterapi ala serial Goblin. Kapitalis memang sudah gila. Semua bisa dibuat asal Anda senang, eh, asal cuan yang menang.

Namun, nggak masalah. Memang itulah tujuan film dan drama dibuat, untuk menghasilkan profit. Supaya roda perekonomian serta pola hidup konsumtif terus bergerak melalui godaan halus berbentuk iklan gombalan maut.

Over all, iklan di dalam drama The King: Eternal Monarch memang nggak serapi drama Goblin, tetapi nggak separah beberapa drama cinta di televisi kita. Tepat berada di tengah-tengah lah.

Penilaian ini mungkin saja terpengaruh dari diri saya yang terbiasa melihat iklan secara blak-blakan dalam sebuah film, yang diselipkan sutradara tanpa memerhatikan plot cerita. Sehingga, iklan kopi Lee Min Ho dalam drama terasa biasa saja, cuma selevel gado-gado karet satu.

P.S : Artikel ini juga terbit di website Terminal Mojok tahun 2020.

0

Drama korea yang pakai tema gumiho emang udah banyaaak lah. Ada yang pakai aktor Lee Dong Wook sampai Lee Seung Gi. Ceritanya pun sudah sangat bervariasi sesuai dengan modifikasi yang diinginkan saat itu. Karenanya, yuk bandingkan beberapa drama korea bertema gumiho yang sudah ada.


4 Drama Korea Bertema Gumiho


drama gumiho
sumber: kdramatopstars

Drama korea dengan tema gumiho alias siluman rubah ekor sembilan sudah malang melintang serta diproduksi berulang-ulang. Walaupun terus-menerus di recycle, selalu ada yang baru sih, entah dari artis pemerannya atau dari segi ceritanya.  

  1. My Girlfriend is Gumiho (2010)


drama gumiho
sumber: SBS

Sebagai salah satu drama korea lawas yang bertemakan gumiho, ini adalah jenis yang lucu, asyik, dan fun. Pemerannya, Lee seung Gi dan Shin Min A, berhasil membuat keseluruhan cerita jadi seru untuk diikuti sampai episode pertengahan. Haa, kok sampai pertengahan aja?


Soalnya, episode dari tengah ke akhir udah mulai sedih sih. Aku gak suka yang sedih-sedih, hehe. 


Dari awal sampai akhir, ketika Lee Seung Gi belum suka sama tokoh gumiho ceweknya, jalannya cerita masih fun banget. Ketika udah muncul musuh alias rival cintanya Lee Seung Gi, ceritanya mulai terasa gloomy.


Secara singkat drama gumiho ini menceritakan tentang kesalahan Lee Seung Gi karena membebaskan siluman rubah yang sudah disegel di sebuah kuil,. Karenanya, siluman rubah ini (Shin Min-a) selalu mengikuti Lee Seung Gi, bahkan sampai ke rumahnya. 


Di rumahnya sendiri, di Seoul, Lee Seung Gi memiliki konflik karena harus menghadapi masalah dari kakeknya, kuliah, sampai pekerjaan. Akan tetapi, semua ini dibungkus dengan lelucon yang segaaaar syekali. Kelakuan si gumiho (Shin Min-a) tiap kali lapar dan minta ditraktir daging sapi juga cute banget. Ia sampai mengancam akan memakan Lee Seung gi kalau tidak dibelikan daging kesukaannya. 


  1. Gu Family Book (2013)

drama gumiho
sumber: asianwiki.com

Mungkin di antara semua drama bertema gumiho, serial Gu Family Book menjadi drama yang paling sedikit saya tonton. Di sini aktor Lee Seung Gi jadi pemeran gumiho yang jatuh cinta pada manusia. 


Tapi, gumihonya bukan sembarang gumiho, melainkan setengah gumiho. Orangtuanya jadi semacam korban pembantaian gitu. Jadinya, drama ini juga berisi tentang balas dendam Lee Seung Gi terhadap pelaku pembunuhan orang tuanya. 


Pemeran perempuan yang jadi lawan main Lee Seung Gi adalah Suzy. Yah, buat yang suka sama Suzy bisa tuh menjajal drama lawas ini. Btw, genre drama ini historical fantasi. Jadi rada berbau kerajaan yang dibumbui dengan adegan action. 


  1. Tale of The Nine Tailed (2020)


drama gumiho
sumber: tvN

Jujur, awalnya saya antusias banget untuk ngikutin drama ini. Apalagi, pemeran utamanya adalah Lee Dong Wook yang waktu itu jadi malaikat maut super ganteng di drama Goblin (Baca: Goblin, Fantasi Tentang Sebuah Kehidupan Abadi). 


Ternyata eh ternyata kisah di dalam dram ini gak sekece di Goblin lah (menurut aku). Emmm, jokes di dalam drama ini gak gitu nampol dan karakter Lee Dong Wook gak gitu seluwes Kim Shin di Goblin. 


Tapi, sebenarnya drama ini cukup lumayan kok. Beberapa kisah di dalamnya lumayan menarik karena mengangkat berbagai mitos yang ada di korea. Kim Bum yang jadi tokoh jahat juga jadi pemanis yang bikin kita betah nontonnya.


Inti dari drama ini adalah pencarian Lee Dong Wook sama reinkarnasi kekasihnya yang diperankan Jo Bo Ah. Sosok gumiho yang mencintai manusia seperti ini sebenarnya menyalahi aturan akhirat. Tetapi, Lee Dong Wook tetap merelakan apapun yang ia miliki untuk bisa melihat lagi reinkarnasi kekasihnya.


Karena cintanya yang begitu besar, Kim Bum sebagai adiknya, merasa kesal dan terus membenci Lee Dong Wook. Makanya dia terus berusaha untuk membunuh reinkarnasi pacar Lee Dong Wook.


Karakter yang jadi musuh utama sebenarnya adalah Imoogi, semacam makhluk mistis yang mirip naga tapi gak punya kaki. Imoogi ini sebenarnya ya suka juga lah sama karakter Jo Bo Ah. Apalagi, pemeran imoogi adalah babang Lee Tae Ri yang imut-imut itu. Mau Lee Dong Wook atau Lee Tae Ri yang bakalan mati, tetap Jo Bo Ah yang menang.


  1. My Roommate is Gumiho


drama gumiho
sumber: tvN

Alasan terbesar mengapa saya tertarik untuk menonton drama My Roommates is Gumiho adalah aktor Jang Ki Yong. Di sini kita bisa melihat bagaimana Jang Ki Yong akan menjadi Gumiho berumur ratusan tahun yang suka sama mahasiswi yang diperankan Lee Hye Ri. 


Dari segi cerita sebenarnya drama ini cukup mengecewakan. Kisah cinta-cintaanya berjalan terlalu cepat, jokesnya gak nendang, dan Lee Hye Ri terlalu mirip sama karakter Ji Eun Tak. 


Secara umum, drama ini berkisah tentang Gumiho ratusan tahun yang jatuh cinta sama karakternya Lee Hye Ri. Awal pertemuan mereka dimulai dari peristiwa di mana Lee Hye Ri gak sengaja menelan mutiara rubah milik Jang Ki Yong. Lalu, setelah melalui beberapa masalah, Lee Hye Ri mesti tinggal bersama sang gumiho di rumahnya. 


Kesulitan mulai muncul ketika ada makhluk yang membunuh banyak perempuan yang ada di sekitar Jang Ki Yong. Sang gumiho tentu khawatir tentang adanya kemungkinan Lee Hye Ri akan menjadi korban selanjutnya. 


Yap, kalau penasaran ending dramanya, tonton saja ya. Jang Ki Yong di sini dibuat kece plus ganteng. Oke banget lah untuk penyegaran mata yang lelah setelah bekerja atau mengurus anak. 


Sekian dulu ya artikel tentang drama korea gumiho kali ini. Sampai jumpa lagi, saya mau cuci piring dulu.


0

Adakah teman-teman di sini yang punya habit baca buku sambil mendengarkan lagu? Yap, membaca buku emang terasa makin syahdu dengan adanya musik tertentu yang jadi pengiringnya.

So, inilah daftar musik instrumental yang sering saya dengarkan saat sedang membaca buku.  


Daftar Musik Instrumental yang Enak untuk Jadi Pengiring saat Membaca Buku


lagu instrumental bagus
sumber: freepik

Saat membaca buku, saya lebih menyukai musik instrumental yang gak ada liriknya. Lebih enak aja gitu karena secara otomatis telinga kita akan fokus pada kata-kata yang ada di buku ketimbang kata-kata lirik lagu. 

Saat menulis saya juga suka mendengarkan musik instrumental yang sama. Pasalnya, kalau ngedengerin lagu bahasa Indonesia  terus nulis pakai bahasa Indonesia, saya jadi gak bisa konsen sama konten sendiri. Jadi, ini di beberapa kanal dan lagu di Youtube yang saya suka dengarkan ketika membaca atau menulis. 


1. Lagu Moon River



Pertama kali mendengar lagu ini di kanal Youtube nya The Macaron Project saya langsung jatuh cinta. Selain karena, tempo lagu yang nyaman untuk jadi pengiring di momen membaca atau menulis, juga karena lagunya yang bisa membangkitkan momen syahdu. 

Yep, selain di kanalnya The Macaron Project, lagu Moon River juga tersedia versi instrumentalnya yang biasa dimainkan dengan ciamik bersama biola atau cello. Silahkan dicari saja. 


2. Kezia Amelia



Kanal Youtube-nya Kezia Amelia sudah cukup terkenal si. Dia sudah memiliki sekitar 280 ribu follower. Bahkan, salah satu videonya yang paling saya suka, yang memainkan lagu Back in Time OST nya drama The Moon that Embraces the Sun sudah ditonton sebanyak 4 juta kali. Kece kan?


Kezia Amelia itu sendiri adalah seorang pemain biola. Enak banget deh baca buku sambil minum teh susu hangat sembari mendengarkan melodi dari kanal ini. Monggo dicoba!


3. River Flow in You



Di dunia musik instrumental, judul lagu River Flow in You sudah pasti jadi jawara lah ya. Lagu lembut yang bisa membuat para jomblo jadi mengingat mantan yang sebelumnya juga tidak pernah ada. Wkwk, canda jomblo.


River Flow in You sudah dicover ratusan orang dengan berbagai jenis alat musik. Ada yang piano, biola, sampai gitar. Video tutorial lagu ini juga tersedia di youtube. Lengkap banget lah!


4. Perfect versi Instrumental



Lagu Perfectnya Ed Sheeran memang legend banget lah! Karena saking terkenalnya, versi instrumentalnya pun berjamuran. Bahkan, versi instrumentalnya juga gak kalah enak sama lagu aslinya loh.

Salah satu kanal yang cover lagu ini dalam versi instrumentalnya adalah ThePianoGuys. Sesuai dengan namanya, penggunaan instrumen piano menjadi daya tarik sehingga videonya di Youtube sudah ditonton sampai 30 juta kali. Ngeriiiii….


5. LAYERS 레이어스 클래식



Sesuai dari nama kanalnya, grup ini berasal dari Korea Selatan. Kanal LAYERS 레이어스 클래식 kece banget loh, terdiri dari tiga pemain musik, satu biola, satu cello, dan satu piano. Teman-teman juga bisa menikmati video performa mereka di Youtube. Jadi berasa nonton resital musik secara live. 


6. Endless Love




Salah satu lagu Ost nya Endless love yang kece adalah The Myth. Duuuuh, enak banget deh dengerin lagu ini sambil pacaran bareng suami di rumah, minum kopi pake susu kental manis, terus ngobrolin drama korea lawas. Uoooo syekali!


7. Dil Laga Liya



Hihi, nada Dil Laga Liya jadi salah satu lagu yang terkenang di masa kecil saya. Sekitar tahun 2000 awal kan film india lagi membooming banget ya. Kala itu, saya masih SD dan beberapa lagu india misalnya macam Kuch-Kuch Hota Hai dan lagu ini jadi kenangan yang masih teringat sampai sekarang.


Em, ketika mendengar lagu Dil Laya Liya ini tuh otomatis jadi ingat momen sedih gitu. Mungkin karena lagu ini memang mewakili perasaan si tokoh utamanya yang teraniaya ya. Hiks.


Yooo, sekian beberapa referensi lagi yang biasa saya dengarkan kalau lagi nulis, baca, atau lagi pacaran. Hihi. 


Semoga bermanfaat.


0

Labels