Menu

Review Novel Rooftop Buddies: Harapan itu Hanya Milik Orang yang Hidup


Dear mak emak di rumah, kali ini yang akan dibahas ialah novel karya tetangga saya, Honey Dee. Nama asli beliau adalah Hanny Dewanti dan berdomisili di Samarinda, makanya saya berani banget bilang saya adalah tetangganya walaupun beliau jelas tidak mengenali saya, hiks.

Blurb

Tokoh utama kisah ini adalah Rie dan Bree. Mereka adalah remaja tanggung yang sama-sama memiliki hasrat untuk bunuh diri. Keinginan inilah yang membuat mereka saling bertemu di atap sebuah apartemen. Dari pertemuan ini, persahabatan mereka dimulai.


Rie, gadis yang menderita penyakit kanker memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena sudah tak kuat lagi menahan sakit proses kemoterapi sedangkan Bree adalah laki laki yang sudah muak dengan segala problematika dalam hidupnya. Perkenalan mereka ternyata berujung pada kesepakatan melakukan bunuh diri bersama setelah selesai mewujudkan harapan terakhir yang diinginkan.

So, bagaimana kisah lanjutannya? Akankah mereka benar-benar akan bunuh diri bersama sesuai kesepakatan? Gih, segera pinjam aja bukunya di Ipusnas atau beli di toko buku terdekat.

Serial Remaja yang Hangat

Hal yang saya suka dari karya-karyanya Hanny Dewanti ialah beliau selalu menyembunyikan mutiara di balik kisah remaja yang ringan. Dengan konsep seperti ini, saya yakin para dedek-dedek emes yang memang lagi suka banget sama serial cinta juga dapat memetik suatu pelajaran hidup ketika membaca karyanya Mak Hanny ini.


Walaupun begitu, genre teenlit semacam ini sering dipandang rendah loh, istilahnya book shamming. Topik ini pernah dibahas di salah satu komunitas baca ibu-ibu. Intinya adalah tidak ada yang salah dari genre apapun sebuah buku, ini semua cuman soal selera.

Saya pernah membaca curhatan mak Hanny saat ia mendapat celaan soal tulisannya yang memang rata-rata bertemakan remaja dan cinta. Yah, sayang sekali kalau sampai ada hujatan semacam ini yang sampai pada seorang penulis. 

Apapun genrenya, menulis itu gak semudah ngupil yang cukup bermodalkan telunjuk aja. Ada riset dan begitu banyak hal yang perlu dikorbankan untuk melahirkan ide dalam kepala menjadi sebuah karya.

So, yuk belajar saling mengahargai.

Bunuh Diri

Beberapa serialnya Mak Honey Dee memang banyak yang isinya tentang bunuh diri. Di akhir buku ini akan ada sedikit cerita tentang kisah hidupnya saat berjuang melawan sakit tumor yang juga hampir membuatnya menyerah. Mungkin inilah yang membuat dirinya begitu sering mengangkat tema tentang bunuh diri.

"Harapan itu hanya milik orang yang hidup" 
Ini adalah salah satu quote yang ada dalamnya, sungguh nyess banget kan?

Hal yang paling berasa dalam buku ini ialah kisah pendewasaan si tokoh utama, terutama Rie, saat ia mulai bersedia melangkah lebih dalam ke komunitas kanker. Lah, ini termasuk spoiler ga ya?

Lewat kacamata Rie, kita akan belajar untuk terus merasakan nikmat bahkan di tengah badai. Pokonya saya suka bangetlah sama proses perkembangan karakter si tokoh Rie. Rating buku ini 3.5/5.

Selamat membaca.


No comments:

Post a Comment

Labels