Menu

Review [Drama Korea] :Goblin, Fantasi Tentang Sebuah Kehidupan Abadi

Drama Korea Goblin
pinterest.com

Beberapa hari terakhir ini saya menjadi jarang menulis karena sedang tergila gila dengan satu drama lawas tahun 2017 yaitu Goblin. Meski sudah dirilis tahun kemarin, saya baru berhasil  merampungkan tahun 2018 akhir, hiks. 

Butuh effort yang kuat untuk gak suuzon pada drama fantasi semacam ini. Karena jalan plot cerita drama begini memang sering mengecewakan. Tapi kali ini, cerita Goblin cukup luar biasa. Karakter Goblin, si tokoh utama, memiliki kesan yang kuat, plot awalnya pun tergolong cantik dan manis, sehingga walaupun endingnya gak epik (menurut saya), semua itu terbayarkan.

Blurb

Ini adalah kisah seorang jenderal perang bernama Kim Shin. Ia dibunuh oleh raja muda yang dilayaninya karena ada perasaan iri dan takut dari si raja muda ini terhadap dirinya. Setelah Kim Shin ditusuk pedang, mendadak ada suara dari langit yang memberikan anugerah padanya untuk hidup abadi sampai ia bisa menemukan seseorang yang bisa mencabut pedang yang menancap di dadanya. Nah, inilah peran Ji Eun Tak, si pengantin goblin yang bertugas untuk mencabut pedang tersebut dan memberikan kematian pada mas Goblin.

Persoalannya tidak semudah itu juga sih. Ada banyak kekusutan lainnya yang ikut mewarnai konflik. Mulai dari terungkapnya penasihat kerajaan yang memberi kisikan buruk terhadap raja muda sampai pada persengkongkolan antara dayang dan si penasihat untuk meracuni seluruh keluarga kerajaan.

Sountrack yang Sangat Menawan

Poin yang banyak berkontribusi dalam meningkatkan level keapikan drama ini adalah pilihan soundtrack yang kece badai. Hampir semua pilihan lagu yang jadi soundtracknya menduduki rangking atas selama  drama ini masih berlangsung.

Salah satu soundtrack yang paling sering diputar yakni Stay With Me yang melow, pas banget menemani adegan Goblin sebagai karakter yang sedang jatuh cinta namun tetap berpura pura jahat pada wanita yang jadi pengantinnya. Lagu My Eyes sebagai pembawa mood gembira pun berhasil banget menemani momen bahagia tokoh Goblin saat sedang bersama Ji Eun Tak.


Kisah Kasih Ala Drakor

Goblin dan Ji Eun Tak
pinterest.com

Haha, iniah bumbu utama di semua drama korea: cinta. Sebenarnya cerita cinta dalam drama Goblin tidak istimewa. Namun perpaduan konyol antara Ji Eun Tak sebagai tokoh remaja dan Goblin sebagai om-om konyol akan jadi micin yang kuat untuk membuat para penontonnya ketagihan.

Hampir separuh perjalanan, drama ini tidak menampilkan adegan romantis. Mungkin memang drama ini diperuntukkan untuk anak SMP ke atas. Adegan dewasanya dengan rapi disimpan di belakang, bersama kisah sedih yang harus dilalui karakternya untuk sampai di ending.

Saya cukup menyukai pertengkaran batin mas Goblin di awal episode saat ia sedang benar-benar bingung untuk memutuskan apakah akan menerima Ji Eun Tak ke dalam hidupnya atau tidak. Ia sadar sepenuhnya bahwa arti kehadiran Ji Eun Tak adalah pertanda ajal yang ia rindukan sudah dekat. Namun, ia juga tak bisa mungkir bahwa hasrat matinya mendadak pupus karena ia justru berharap hidup lebih lama. Memang begitula kehidupan, terkadang humornya suka tajam. #eeeaaaaa.

Karakter Goblin

Ini dia pesona utama dalam drama ini: karakter yang rumit pada diri tokoh Goblin. Saya rasa penulis film ini, Kim Eun Sook luar biasa jenius dalam meramu karakter goblin yang campur aduk.

Terlihat beberapa kali, tokoh Goblin terus menahan kata-kata dalam benaknya, dan selalu bersikap kalem dalam mengahadapi amarah khas pubertas anak remaja tokoh Ji Eun Tak. Ia juga beberapa kali beradegan bodoh tapi sangat manis saat cemburu. Yah, intinya ini film emang dibuat untuk kaum hawa agar terbuai dengan angan betapa nikmatnya punya pacar yang lebih dewasa, hahaha.

Efek Samping yang Buruk

Dalam beberapa hari saya pun terhipnotis dengan karakter mas Goblin ini. Sampai-sampai foto Gong Yoo (aktor pemeran Goblin) pernah terpasang jadi wallpaper di hape saya selama beberapa pekan.   

Setelah jadi fangirling Gong Yoo, saya baru tahu bahwa ia memang bintang papan atas di Korea Selatan. Filmnya banyak dan bahkan ada yang bekerja sama dengan rumah produksi Warner Bros, keren kan? Dan saya berhasil menemukan drama lawasnya saat ia masih berusia 30 tahun, masih manis dan kerutan di sekitar mata masih belum ada(saat memerankan goblin umurnya sekitar 39 tahun).

Rating drama ini: 4/5, hehe saya kurang suka sama endingnya. Selamat menonton. 





No comments:

Post a Comment

Labels