Menu
Recent Post

Belakangan ini saya lagi menggandrungi buku lawas tentang kisah cinta beda ras: novel Breaking Dawn. Padahal waktu nonton filmya di masa kuliah, saya gak gitu interest. Kisahnya juga gak gitu membekas di dalam pikiran dan cuma jadi angin lalu kayak mantan-mantan yang udah lewat (wkwk, canda). 

Tapi setelah nemu novelnya di aplikasi Gramedia Digital kok saya malah jadi ketagihan. Mungkin membaca kisah fiksi tentang vampire bucin buat mak-emak bisa jadi angin segar yang membuat flatnya realitas jadi kerasa lebih indah. So, inilah sedikit resensi novel Breaking Dawn.


Kisah Singkat Novel Breaking Dawn

novel breaking dawn

Judul: Breaking Dawn

Penulis: Stephenie Meyer

Penerbit: Gramedia

Jumlah Halaman: 864

Tahun Terbit: Oktober 2020 Cetakan Kedelapan


Sama seperti filmnya, novel ini bercerita tentang Edward Cullen yang sedang galau pakai banget. Bella sedang hamil anak vampire yang kemungkinan besar akan membuat dirinya celaka, bahkan bisa mati. 


Karenanya, ia berusaha untuk membujuk Bella agar mau aborsi. Bahkan, Edward juga mengajak Jacob, si manusia serigala untuk ikut membujuk Bella. Tapi, tentu saja Bella menolak.


Kehamilan Bella membesar dengan cepat. Ia terus menerus muntah dan badannya kurus seperti orang sekarat yang sudah mau mati. Menjelang melahirkan, Bella mengalami patah tulang belakang. Pokoknya, di titik ini Bella sengsara banget lah.


Setelah melahirkan, Bella dan Edward tentu masih memiliki problematika karena halaman bukunya masih banyaaak syekalii. 


Kali ini masalah datang dari Volturi. Buat yang belum tahu, keluarga Volturi adalah keluarga vampire tertua di dunia yang punya tugas untuk menegakan hukum ‘vampire’ agar keberadaan mereka tetap tersembunyi dan samar-samar. 


Karena ada bisikan dari seseorang, keluarga Volturi jadi mengetahui keberadaan Renesmee, anak dari Edward dan Bella. Menurut aturan Vampire, mereka dilarang untuk membuat anak vampire yang immortal. 


Yah, bayangkan saja dengan kekuatan vampire yang begitu besar dan mood anak-anak yang gak terkendali, bocil vampire bisa menghancurkan satu desa dengan mudah. Dengan begini, keberadaan vampire tidak akan lagi bisa disembunyikan. Berabe, bos! Karenanya, menciptakan vampire versi anak-anak hukumnya terlarang, gak boleh pakai banget.


Alur Novel Breaking Dawn: Carlisle Mulai Bergerak

novel breaking dawn
Karena ketidaktahuannya, keluarga Volturi menduga bahwa Renesmee adalah makhluk vampire anak-anak yang immortal, padahal kan enggak ya. Bella masih jadi manusia ketika renesmee tercipta, sehingga Bella dan Edward adalah orangtua sah Renesmee, si manusia setengah vampire. 


Demi melindungi anggota keluarga Cullen yang baru dan langsung diincar oleh Volturi, Carlisle dan Esme mulai mencari bantuan. Mereka berkeliling dunia untuk mencari vampire kerabat yang sekiranya mau bersaksi untuk keluarga Cullen. 


Ending Breaking Dawn dan Ending Kisah Bella Edward

novel breaking dawn

Well, seperti kebanyakan kisah cinta bucin, cerita vampire ini juga berakhir bahagia. Kisah cinta begini ternyata enak juga dinikmati buat bu ibu yang udah jenuh sama rutinitas. Enak aja gitu ngelihat ada kisah palsu tentang vampire yang cinta mati sama manusia yang bisa ia makan. 

Dualisme kebingungan seperti ini memang seru sih untuk dinanti. 


Bongkar Plot Bella-Edward dan Novel Sebelumnya

novel breaking dawn
Konflik utama dalam cerita ini adalah vampire yang entah mengapa menemukan cinta sejatinya pada manusia yang justru punya bau sangat menggiurkan. Lalu, cerita ini berkembang seiring waktu berjalan. 

Pada bukunya yang pertama, masalah datang dari vampire lain yang ingin memakan Bella. Pada akhirnya, si vampire ini berhasil dikalahkan., Di buku pertama ini jga dijelaskan betapa Edward sangat kebingungan untuk memutuskan apakah mau mencintai Bella atau meninggalkannya. 


Di buku kedua, masalah datang dari Edward. Dia merasa Bella seharusnya menjalani kehidupan layaknya manusia normal, yang dikelilingi manusia normal, dan gak perlu mempertaruhkan nyawanya di sekitar vampire. Karena alasan ini, Edward meninggalkan Bella. Bella patah hati dan uring-uringan. Edward pun menggila dan uring-uringan. Cocok.


Buku ketiga menceritakan bahwa Edward dan Bella kembali bersama. Mereka mendapat masalah dari Victoria, mantan pacar James, vampire di buku pertama yang ingin membunuh Bella lalu berakhir mati dibunuh Edward. Dia jelas berencana untuk balas dendam. 


Yah, begitulah kira-kira komplikasi cinta beda ras antara manusia dengan vampire. Ck, perjuangan cinta itu berat mak, mending cuci piring aja. Selamat menikmati novel Breaking Dawn.


0

Yooo, aku yakin sih kebanyakan penggemar drama korea pasti udah nonton Squid game.Gimana, puas gak sama ceritanya?

Jujur, untuk ukuran thriller, ini termasuk soft-medium kali, yak. Khas drakor, kekejaman di dalam drama Squid Game gak terlalu sadis, gak kayak drama barat yang emang kadang ga punya hati kalau udah ngulas cerita thriller. Film jahat kayak The Saw atau Final Destination kan ngerik banget, bukan jenis film yang bisa dinikmati sambil makan camilan.


Isi Drama Squid Game

squid game

Buat yang belum nonton, drama Squid Game menceritakan sebuah permainan yang diadakan oleh orang-orang kaya kepada orang miskin untuk mendapatkan hadiah dengan jumlah uang fantastis. 


Permainan yang dimainkan juga sederhana, hanya permainan anak-anak. Cuman… jika peserta kalah maka harus rela dibunuh oleh panitia yang berbaju merah itu loh. 


Si tokoh utama tentu menjadi representatif orang miskin yang gak punya kerjaan dan menumpang sama orang tua. Ia punya banyak hutang dan mesti menanggung beban rasa malu karena nggak bisa membiayai anak dan mantan istrinya yang kini sudah memiliki keluarga baru. 


Karenanya, ia begitu membutuhkan uang sampai harus menukarnya dengan nyawa sendiri. Peserta lain juga memiliki problematika yang kurang lebih sama. Ada Ali, seorang imigran yang mesti bertahan hidup di Korea dan bekerja tanpa digaji oleh atasannya. 


Ada juga peserta yang berasal dari Korea Utara, kesulitan uang dan kesulitan untuk beradaptasi di Korea Selatan. Yah, intinya semua peserta tentu memiliki masalah keuangan yang begitu rumit sampai harus menggadaikan diri untuk uang.


Kelebihan Drama Squid Game

squid game


Ada begitu banyak drama survival sebelum Squid Game, misalnya Hunger Games, Alice in The Borderline, dan lainnya. Yang ngebuat drama ini kece mungkin adalah tokoh utama yang humanis serta kesederhanaan permainan yang digunakan dalam game survival ini. 


Misalnya saja di permainan pertama Squid Game menggunakan permainan anak-anak Lampu Merah Lampu Hijau untuk melakukan seleksi pada semua peserta yang ikut.


Peraturannya sederhana. Si robot pendeteksi gerakan akan menutup mata, di mana saat ini peserta boleh bergerak menuju garis finish. Ketika robot membuka mata, giliran peserta yang harus diam. Kalau sampai bergerak langsung menuju akhirat. Gampang, kan? 


Membongkar Plot Drama Squid Game

squid game

Drama Squid Game sebenarnya diinisiasi oleh orang-orang kaya yang kelebihan uang sehingga merasa begitu bosan. Orang kaya mah emang gitu, suka punya hobi yang aneh-aneh. 


Karenanya mereka membangin sebuah grup permanian mematikan ini kemudian mengiming-imingi orang yang membutuhkan untuk mempertaruhkan nyawanya. Di sini, para orang kaya akan menikmati jalannya permainan seperti sebuah pertunjukan. Mereka bertaruh, tertawa, dan saling mengejek, serta menyemangati peserta jagoan mereka masing-masing.


Ada plot tambahan dalam drama ini yakni kehadiran seorang konglomerat untuk ikut main di dalamnya (penjelasan tentang tokoh ini gak akan saya jabarkan, langsung tonton sendiri aja ya). Ada juga kolusi para panitia berbaju merah untuk mendulang keuntungan dengan menjual organ para peserta yang sudah jadi mayat. 


Selain kedua tambahan di atas, ada juga satu cerita di mana ada polisi yang kebetulan berhasil menyusup ke dalam permainan ini karena tergerak mencari kakaknya yang hilang. Jadi, selain cerita utama, ada tambahan cerita sampingan yang juga sama-sama seru.


Hikmah Cerita Squid Game

squid game

Apa, ya? Hikmah dari cerita ini adalah uang memang tidak bisa membeli segalanya, tapi segalanya bisa dibeli pakai uang (apa sih?).


Wkwk, hikmahnya adalah semua yang berlebihan pasti akan terasa nggak enak. Terlalu kaya ya enggak enak (masa sih nggak enak?), terlalu miskin juga pasti nggak enak.


Ya, sudahlah soal Squid Game. Saya mau beli Sunlight dulu, mau cuci piring.


Baca juga: Hospital Playlist 2, Ketika Semua Member Kini Sudah Dapat Jodoh


  


0

Ngerasa gak kalau belakangan ini promosi Scarlett whitening lagi banyak banget? Nah, dari video reelnya Raditya Dika saya mengetahui adanya produk skincare dari Scarlett Whitening. 

Karena nonton video lucu dari Raditya Dika pula, saya jadi tertarik untuk mencoba produk dari Scarlett Whitening. Simak di sini reviewnya. 


Skincare Scarlett Whitening

skincare Scarlett Whitening


Walaupun terbilang baru, skincare dari merek ini punya produk yang cukup komplit. Mulai dari moisturizernya, facial foam, sampai serum dan tonernya pun sudah tersedia. Serinya juga tersedia dalam dua jenis yakni:

  1. Acne Series untuk membantu meredakan peradangan jerawat dan menyembuhkan jerawat. (produk kemasan berwarna ungu)

  2. Brightly series untuk meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, membantu mencerahkan kulit dan memudarkan bekas bekas jerawat. (produk kemasan berwarna pink)


Karena gak jerawatan, saya memilih untuk menjajal produk yang Brightly series. 


Scarlett Whitening Brightening Facial

skincare Scarlett Whitening
Untuk produk sabun cuci muka, Scarlett Whitening Brightening Facial Foam memang cute banget sih. Kesan warna pink dengan rose petal di dalamnya membuat sabun ini jadi makin terlihat cantik. Uooo sekalii lah.

Setelah dipakai, sabun muka ini juga gak ngebuat muka jadi kering. Teksturnya ringan dan ada wangi samar yang membuat proses mencuci muka jadi terasa menyenangkan. 


Kalau dilihat dari informasi produknya, berikut ini adalah beberapa klaim yang disebutkan:


1. Membantu membersihkan kulit wajah.
2. Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit wajah.
3. Memberikan perlindungan dari radikal bebas dan polusi udara.
4. Membantu mengatasi peradangan dan kemerahan pada wajah.
5. Memberi efek relaksasi (menenangkan) kulit wajah.
6. Mengembalikkan kesegaran kulit wajah.

Setelah saya pakai dan rasakan sendiri, memang wajah terasa segar namun tidak membuat jadi kering. Okelah untuk jenis kulit kombinasi seperti saya. 


Facial foam dari Scarlett Whitening ini mengandung Glutathione, vitamin E untuk mengatasi peradangan dan menenangkan kulit, rose petals, dan aloe vera. 


Scarlett Whitening Brightly Essence Toner

skincare Scarlett Whitening

Produk selanjutnya adalah Brightly Essence Toner. Dilihat dari namanya aja pasti udah ketebak kan ya kalau ini adalah perpaduan antara toner sama essence. 


Dari informasi produknya, Brightly Essence Toner ini mengandung:


1. Vitamin C meningkatkan produksi kolagen
2. Glutathione mencerahkan kulit
3. Witch Hazel Extract membantu meredakan peradangan dan mengencangkan pori-pori
4. Jeju Propolis Extract meregenerasi kulit untuk membantu membuat tekstur kulit lebih halus dan kenyal
5. Allantoin melembabkan, menenangkan, dan sifat anti-iritasi
6. Niacinamide membantu meminimalkan pori-pori yang membesar
7. Grape Water melembabkan, menenangkan dan menyegarkan kulit

Pengalaman saya selama pakai produk ini adalah rasa lembap yang nyaman di kulit. Kulit saya kan cenderung kombinasi, di mana bagian dahi dan hidung kadang terasa berminyak kalau pakai produk skin care yang kurang cocok.


Tetapi, Brightly Essence Toner ini tidak membuat wajah saya, terutama hidung dan dahi, jadi berminyak dan berat. Oke sih.


Brightly Ever After Serum

skincare Scarlett Whitening


Serum Brightly Ever After dari Scarlett Whitening punya tekstur yang tentu lebih kental dari produk tonernya. Setelah saya pakai selama beberapa hari, wajah memang terasa lebih cerah. Serumya juga cepat menyerap di kulit. Efektif juga membuat kulit lebih kenyal. Oke lah.


Berdasarkan informasi produk, Brightly Ever After Serum ini mengandung lavender water, phyto whitening, niacinamide, glutathione, dan vitamin C.


Dari informasi produk, Brightly Ever After Serum ini memiliki manfaat :


1. Meningkatkan aktivitas sirkulasi darah dan menghaluskan kulit wajah.
2. Membantu mencerahkan kulit wajah.
3. Melembabkan dan membantu menyamarkan noda bekas jerawat.
4. Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit wajah.
5. Mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Dari pengalaman saya sendiri setelah memakai serum ini beberapa hari adalah adanya sensasi plumpy yang cukup terasa. Karena kelembapan yang terjaga sehingga elastisitas kulit wajah juga jadi meningkat.  


Brightly Ever After Cream Day dan Night

skincare Scarlett Whitening

skincare Scarlett Whitening


Moisturizer memang punya manfaat yang penting untuk kulit wajah. Kalau kelembapannya gak dijaga dengan baik kulit wajah bisa terlihat kusam dan kering. Karenanya, saya cukup rutin untuk selalu pakai krim moisturizer. 


Produk brightly ever after cream dari Scarlett Whitening punya tekstur yang cukup kental, baik yang night maupun yang day cream. Tetapi, kalau keduanya dibandingkan, night cream cenderung lebih kental dibandingkan yang day cream.


Warna kirimnya sendiri adalah putih. Biasanya, saya rutin pakai krim ini sebelum tidur saat malam hari dan sebelum pakai bedak atau sunscreen saat pagi hari. Teksturnya yang cepat menyerap di kulit membuat kegiatan skin care routine saya jadi mudah untuk dilakukan.


Dari info produknya, krim moisturizer ini mengandung rainbow algae, green caviar, niacinamide, triceramide, rosehip oil, hexapeptide-8, aqua peptide glow, glutathione, dan poreaway.


Manfaat dari produk day dan night cream dari Brightly Ever After Scarlett Whitening adalah sebagai berikut:


1. Meningkatkan kecerahan dan mengatasi hiperpigmentasi.
2. Sebagai antioksidan membuat kulit tampak lebih cerah.
3. Membantu mengencangkan pori-pori kulit wajah.
4. Membantu menghambat penuaan dan kerutan di wajah.
5. Membantu kulit melawan dehidrasi kulit wajah.


Skin Care Routine
skincare Scarlett Whitening

Me time dengan  merawat diri emang nagih banget sih buat dilakukan. Saya pun begitu. Tiap kali lelah pulang kerja, hal yang menyenangkan untuk dilakukan sendiri adalah cuci muka, pakai pelembap, lalu pakai masker wajah. Inilah skin care routine ala yang biasa dilakukan sehari-hari.


Cuci Muka


Cuci muka emang jadi kegiatan wajib di pagi hari sebelum beraktivitas dan sebelum berangkat tidur. Gunakan Scarlett Whitening Brightening Facial Foam sambil memijat wajah perlahan. 


Pakai Toner dan Serum


Setelah mencuci wajah, toner jadi langkah selanjutnya untuk menghidrasi kulit wajah. setelah tonernya menyerap di kulit wajah, serum menjadi langkah selanjutnya untuk diaplikasikan. 


Cukup dengan beberapa tetes menggunakan pipet yang ada di kemasan produk, saya memijat pelan serum agar merata dan cepat terserap di permukaan wajah.


Mengoleskan Cream Wajah


Step terakhir adalah penggunaan krim moisturizer agar kelembapan terkunci sempurna di wajah. Selesai.


Semua produk skincare dari Scarlett Whitening teruji bebas merkuri dan hydroquinon, terdaftar di BPOM, dan bisa dibeli di link berikut ini. Selamat mencoba.



sumber gambar:

foto pribadi dan freepik





0

Belakangan ini manhwa jadi cukup populer, karenanya saya mau list manhwa kece dan rekomendasi untuk dinikmati di sela hari MInggu. Istilah manwha sendiri biasanya merujuk pada komik buatan Korea Selatan. 

Untuk saya sendiri, manhwa genre historical punya daya tarik yang uooo sekali. Kalau sudah terlanjur baca pasir gak bisa berhenti sampai ending. Berikut ini adalah daftar manwha genre historical rekomendasi dari saya.


5 Rekomendasi Manhwa Genre Historical Romance


1. As You Wish Prince

rekomendasi manhwa

As You Wish Prince punya jalan cerita yang sederhana tapi cukup seru. Penulisnya terperangkap di dalam cerita yang dibuatnya sendiri. Lebih tepatnya diculik oleh tokoh kesatria buatan sendiri, Keith, si kesatria ketiga.

Keith merasa si tokoh penulis terlalu keji karena menuliskan jalan takdir yang jahat untuk dirinya. Apalagi, kedua saudaranya yang lain jadi tokoh yang dicintai di kerajaannya, sedangkan ia jadi tokoh buangan yang tidak populer.


Karenanya,  ia menculik dengan tujuan agar si penulis mau untuk menjadikan dirinya penguasa di kerajaan tersebut. Seru kan?


2. Abandoned Empress

rekomendasi manhwa

Abandone empress diawali oleh kisah yang lumayan sadis. Kita akan disuguhi cerita tentang sang raja yang pilih kasih di antara kedua istrinya. Si istri akhirnya mencoba membunuh si raja muda namun gagal lalu ia dieksekusi. 


Si istri yang mati ini akhirnya kembali ke masa lalu. Ia bertekad tidak akan mau terlibat lagi dengan keluarga kerajaan agar tidak menjalani perjodohan dengan sang putra mahkota lalu akhirnya hidup menderita. 


Namun, tentu saja jalan ceritanya akan berakhir seperti itu. Arsitia, tokoh istri yang bernasib sial itu ternyata tetap menarik minat dari pangeran. Apalagi, Aristia di kehidupan keduanya ini memutuskan untuk menjadi ksatria dan berlatih pedang agar bisa melawan ketika ia diperlakukan sewenang-wenang. Jadinya, pesona Aristia malah makin menawan.


So, apakah Aristia akan kembali mati di tangan suaminya sendiri di kehidupan keduanya ini? Baca sendiri aja lah yaa….


3. The Duke’s Servant

rekomendasi manhwa

Duke Servant punya kisah yang mengangkat tema gender bender, itu loooh cewek yang nyamar jadi cowok. Yap, di kisah ini, LIndsay, seorang mata-mata pangeran menyusup ke kediaman Duke Fian yang dicurigai memiliki skandal besar. 


Ketika berhasil masuk ke dalam kediaman duke, Lindsay dijadikan PA alias personal assistant-nya. Lambat laun berjalan, Lindsay menemukan bahwa sikap atasannya emang rada gila. Hobinya berkencan dengan wanita yang berbeda-beda. 


Akan tetapi, tuannya tampak makin perhatian dengan Lindsay. Setelah Duke Fian justru menaruh kepercayaan yang begitu besar dengan Lindsay, ternyata statusnya sebagai mata-mata justru ketahuan. Aih.


Manhwa yang ini seru sih, rekom lah pokoknya.


4. Light and Shadow

rekomendasi manhwa

Light and Shadow punya cerita yang cukup complicated. Kisahnya diawali oleh raja yang lalim dan keji. Pokoknya ia kurang ajar banget lah. Lalu, istri ketiganya (istri pertama dan kedua mati bunuh diri) melahirkan anak perempuan yang ia samarkan menjadi laki-laki dengan nama Pangeran Eden.


Dari sinilah tragedi dimulai. Pemberontakan ternyata berhasil menurunkan raja kurang ajar ini. Pangeran Eden berhasil selamat karena sang ibu dan dayangnya mengorbankan diri. Eden yang melepas penyamarannya kini menjadi budak wanita dengan nama Edna. 


Karena suatu skema yang curang dari majikannya, Edna terpaksa menikah dengan seorang duke baru yang terkenal jahad lah. Di sini ternyata ia kembali bertemu dengan mantan ajudannya waktu ia masih dalam penyamaran sebagai Pangeran Eden di istana. Jeng jeng jeng.


Apakah nasib Edna akan kembali mengsedih? Baca sendiri aja lah ya.


5. Daughter of The Emperor 

Rekomendasi Manhwa

Rekomendasi manhwa selanjutnya adalah Daughter of The Emperor. Manhwa ini mungkin jadi satu-satunya manwa di artikel kali ini yang punya episode sangaaat panjang tapi belum tamat. Isinya memang nggak terlalu serius sih. Kebanyakan bercandanya. Oke lah.


Ceritanya tentang seorang raja yang jahat. Ia biasa membunuh anak dari berbagai pasangan di dalam haremnya. Namun, entah kenapa kali ini ada satu anak perempuan yang ia pilih untuk dibesarkan. 


Di sini jokesnya dimulai.


6. Why Raeliana Ended Up at Duke's Mansion

rekomendasi manhwa

Realiana Ended Up at Duke Mansion punya konflik yang cukup banyak, tetapi penyampaiannya ceritanya dibungkus dengan apik sekali. Jalan ceritanya bagus, percakapan di antara kedua pemeran utamanya juga lucu.

Kadang kan kalau baca manhwa gini ada aja tuh percakapan yang rada gak berguna, atau jokes yang gagal. Tetapi di Raeliana terlihat jelas betapa karakter Raeliana adalah sosok wanita yang kuat dan cerdas. 


Untuk tahu ceirtanya, bisa baca reviewnya di Why Raeliana Ended Up At The Duke's Mansion : Manhwa Kece dengan Humor yang Sweet.


Sekian enam rekomendasi manhwa yang kece dan keren menurut saya. Semoga bermanfaat.


0

Mak emak di rumah tahu kan ya sama channel Kok Bisa yang punya subscriber cukup besar di Youtube? Kontennya di media sosial lain juga kece kok, misalnya di Instagram. 

Ilustrasinya yang cuaantik membuat konten serius yang disampaikan jadi terlihat sederhana. Padahal, kalau diamati, informasi yang disajikan di kanal Kok Bisa gak main-main lho. Coba cek aja langsung ke Youtubenya.


Kali ini mereka kembali berkarya, tapi tidak lewat media sosial, melainkan lewat sebuah buku. Penasaran gimana bukunya? Simak reviewnya di sini


Review Buku Kok Bisa Channel: Ada Alien di Luar Angkasa?

Kok bisa channel

Judul buku ini memang diakhiri dengan tanda tanya agar para pembaca jadi penasaran dan memiliki keinginan untuk mencari jawaban dengan membaca isinya. 


Secara mudah, isi buku ini menceritakan tentang sejarah dan fakta terkini tentang perjuangan manusia menggali pengetahuan tentang alam semesta, terutama di luar angkasa, terutama lagi tentang pencarian keberadaan makhluk hidup lain selain manusia. Seru, kan?

Sejarah dan Hubungannya dengan Alien


Buku ini mengungkapkan dengan jelas tentang adanya bukti peninggalan sejarah yang erat kaitannya dengan pergerakan benda langit, Stonehenge misalnya. Ini adalah awal dari rasa penasaran manusia dengan ada atau tidaknya bentuk kehidupan lain di alam semesta ini.


Salah satu ilmuwan Yunani juga berkata bahwa:


Menganggap bumi sebagai satu-satunya tempat yang dihuni di semesta yang tak terbatas, sama mungkinnya dengan menanam gandum di ladang luas namun hanya satu batang yang tumbuh.


Perkembangan Pengetahuan dengan Pencarian Manusia akan Alien

Kok bisa channel

Sebenarnya di bab ini banyak sekali hal menarik untuk diulas. Misalnya, bentuk alien itu sama sekali tidak bisa diduga. Mungkin saja mereka adalah bentuk mikroorganisme seperti bakteri atau makhluk yang sangat berbeda dari manusia. 


Selain itu, ada juga pembahasan tentang pelbagai teknologi yang pernah manusia gunakan untuk memberi sinyal kepada alien di luar sana. 


Bahkan di tahun 1920, ada perdebatan besar tentan cara yang mungkin bisa digunakan untuk memanfaatkan gelombang radio guna komunikasi dengan makhluk di Mars. Seru, kan?


Daya Tarik Buku Kok Bisa Channel: Ada Alien di Luar Angkasa?


Yap, sebagai buku ilustrasi, konten buku ini baguuus banget. Sebagai penggemar luar angkasa, saya yang udah mak emak aja merasa sangat terhibur dengan gambar-gambarnya yang menarik serta informasi yang seru. 


Apalagi, keingintahuan akan adanya kehidupan di luar sana memang sudah menjadi curiosity semua manusia. Apakah kita memang sendiri di alam semesta ini? 


Di sistem tata surya kita sendiri aja, eksplorasi yang detail tentang keberadaan mahluk hidup lain (termasuk bakteri dll) masih belum bisa dibuktikan tidak ada. Ada beberapa tempat seperti Mars, satelitnya planet Saturnus dan Jupiter yang memiliki air serta lapisan es tebal. Sehingga terdapat potensi tentang adanya makhluk di sana. 


So, apakah kita memang sendiri di alam semesta ini? Yuk, cuci piring dulu.


0

Ketika melihat tema “Ibu Bahagia, Anak Bahagia” saya jadi teringat tahun 2017, di mana saya baru saja melahirkan anak pertama. Di sini, saya yang lama masih berstatus sebagai ibu baru yang benar-benar payah.

Bahkan sekarang saya masih ingat perasaan di mana saya merasa sangat terpuruk. Momen menjadi seorang ibu ternyata gak seindah gambaran di televisi. Jam tidur yang sangat kurang, masalah keuangan, dan lelah yang terus-menerus menggerus semua rasa bahagia sehingga gak ada satupun rasa syukur yang tersisa dalam diri.


Apalagi, ada tekanan yang besar dari keluarga yang menuntut saya sempurna secara instan: harus bisa ngurus anak, bisa begadang, bisa menyusui, bisa bahagia. 

ibu bahagia anak bahagia

Di momen yang penuh keluhan begini, biasanya saya cuman nangis. Mandi sambil nangis, biar berasa dramanya. Saya enggak bahagia sama sekali di masa itu. Sama sekali tidak bahagia. 


Sampai akhirnya saya bertemu dengan komunitas Ibu Profesional di media sosial. Waktu itu, saya memang hanya iseng, hanya penasaran. Ternyata, ujung-ujungnya saya nekat mendaftar dan masuk ke dalam komunitas yang paling kece ini.


Saya kira ini adalah komunitas yang ngajarin supaya mak-emak baru bisa belajar segala hal tentang dunia rumah tangga, termasuk ngurus anak. Ternyata, jauh lebih luas dibandingkan itu. Komunitas ini berusaha membangkitkan kekuatan para ibu untuk bisa berkarya dari rumah untuk dunia.


Materi pertama yang saya dapat adalah tentang passion dan kebahagian. Satu kalimat yang masih saya ingat tentang materi itu adalah “Happy mother raise happy family”. Kalimat ini rasanya langsung meresap dalam sanubari. Saya langsung sadar bahwa ibu yang gak bahagia nggak akan mungkin bisa membesarkan anak-anaknya menjadi insan yang bahagia.


Menemukan Passion dan Cara Mengisi Waktu Luang

ibu bahagia anak bahagia



Di awal materi IIP, menemukan passion dan hobi juga menjadi titik loncatan di mana saya akhirnya menemukan kebahagiaan dari dalam rumah. Setelah berhenti bekerja saat hamil, saya memang merasa kehilangan dunia. Saya mendadak merasa nggak punya teman, mendadak merasa sendiri, mendadak merasa payah sendiri.


Ternyata, menemukan passion menjadi jawaban atas semua kegelisahan dan kegilaan saya di rumah. Sesederhana itu. 


Saya mendadak sadar sudah begitu lama nggak baca buku, hal yang saya sangat sukai sebelum menjadi ibu ‘yang sangat sibuk’. Jadi, setelah materi ini, saya kembali mencari buku. Membaca buku-buku lama, pergi ke perpustakaan, sampai nongkrong di toko buku ketika bayi sedang tidur (waktu itu masih belum masa pandemi).


Setelah puas dengan buku, saya mulai melirik komunitas lain yang juga hobi membaca dan menulis. Ternyata, menemukan penawar segala anxiety cukup sesederhana mencari kegiatan positif yang bisa dilakukan di waktu luang, sesederhana itu.


Hobi yang Berkembang

ibu bahagia anak bahagia

Hobi menulis dan membaca yang yang saya geluti memang berhasil menguras rasa jenuh dari segala aktivitas mengurus anak. Tiap kali anak tidur, hal yang lakukan adalah membuka laptop, menulis di buku, atau membaca buku.


Saya mulai mengenal ibu blogger lain yang bahkan bisa menghasilkan uang dari rumah. Duh, saya iri setengah mati. Saya mulai mencari cara untuk bisa sampai di titik itu juga, jadinya saya mulai pamrih. Saya hanya menulis di website yang menawarkan honor.


Sayangnya, yang namanya kemampuan memang gak akan langsung tajam. Harus diasah dulu dengan merasakan kecewa berkali-kali. 


Artikel yang saya buat tidak dimuat di website yang menawarkan honor tersebut. Rasanya sampai putus asa. Tapi, percaya deh, rasa kecewa dan putus asa dari sebuah usaha yang gagal masih lebih menyenangkan dibandingkan rasa kosong karena tidak berbuat apa-apa. 


Saya menyerah untuk mencari uang lewat menulis. Aktivitas saya di momen ini akhirnya kembali seperti di waktu awal: menulis untuk menenangkan batin dan jiwa.


Mulai Mendapatkan Pelatihan

ibu bahagia anak bahagia

Komunitas menulis dan membaca sebenarnya memiliki segudang aktivitas pelatihan. Kulwap alias kuliah Whatsapp yang pertama yang saya dapatkan adalah tentang cara mengulas buku di media sosial. 


Waktu itu yang yang mengadakan adalah komunitas 99 Days OWOP (One Week One Posting) dari Bandung yang ketuanya adalah Teh Shanty (kalau nggak salah). Sekarang, komunitasnya sudah jadi Komunitas Literasi Ibu Profesional. 


Seneng banget lah, karena waktu itu saya ikutan giveawaynya dan dapat buku. Yeay, imbalan pertama dari hasil menulis. Setelah itu, saya follow semua mak-emak yang emang punya hobi satu jalur dengan saya. 


Dari pertemanan ini pula saya mendapatkan informasi tentang adanya pelatihan gratis dari app Skill Academy tentang menulis SEO di blog. Kalau dijabarkan secara singkat menulis SEO adalah cara supaya artikel yang kita tulis bisa muncul di laman pertama Google. 


Uooo, ternyata untuk bisa mendapatkan perhatian dari Google caranya begitu berliku. Masih lebih mudah pdkt sama doi ketimbang sama Google. Saya juga pernah ikutan pelatihan dari mak Carolina Ratri dan blogger lainnya serta pelatihan dari Tempo. 


Semua ini membuat saya makin sibuk sama hobi dan benar-benar menguapkan semua masalah yang dulu sering dikeluhkan.


Imbalan yang Diharapkan Mulai Berdatangan Satu per Satu


Seiring berjalannya waktu, saya mulai mendapatkan imbalan seperti menang kompetisi lalu dapat buku gratis. Artikel yang saya kirim ke website juga perlahan mulai diterima. Honor pertama yang saya dapat dari menulis masih terasa manisnya sampai sekarang.


Saya juga sempat bekerja di sebuah agensi menulis artikel SEO dan website parenting. Waktu itu bangga banget rasanya sudah bisa beli skin care sendiri, huhuhu. Di momen ini, saya mulai begadang dan mengorbankan waktu tidur untuk bisa menulis artikel sesuai dengan tenggat waktu. Capek sih, tapi senang.


Berhenti dan Berbelok


Sekarang, saya sudah gak kerja dari rumah. Karena alasan tertentu, saya memutuskan untuk menjalani kehidupan bekerja di ranah publik. Tapi, kegiatan menulis tentu tidak berhenti. Tiap ada waktu luang, akan saya sempatkan menulis artikel di blog sendiri. 


Saya juga 'cuti panjang' dari perkuliahan di IIP dan jadi masyarakat umum ketika menulis artikel ini. Agak menyesal juga sih kalau melihat perkembangan teman-teman yang tidak berhenti. Apalagi, sepertinya dalam waktu dekat akan ada konferensi Ibu Pembaharu yang akan dilakukan teman-teman komunitas.


Ibu dan Anak yang Bahagia

ibu bahagia anak bahagia

Mengasuh anak memang tidak mudah ya, moms. Kadang GTM membuat kita naik pitam, belum lagi kerjaan rumah yang gak ada habisnya. Sehingga, begitu ada kejadian kecil seperti handuk basah ditaruh di kasur sama suami bisa membuat emosi jadi meledak. Heheh, maaf ya untuk para suami di rumah.


Menemukan passion dan mengeksplorasi diri bisa menjadi cara untuk membuat emosi jadi stabil. Dengan rutin mengasah kemampuan, pikiran jadi terbiasa fokus pada solusi bukan pada masalah. 


Dengan memiliki hobi sendiri, seorang saya jadi bisa menekan kejenuhan yang menumpuk di dalam diri, sehingga mengurus anak bisa dilakukan dengan lebih santuuuy. Saya jadi punya rutinitas mencari kegiatan yang seru untuk dilakukan bersama anak, misalnya main masak-masakan, jalan keliling kompleks, main bola di lapangan, sampai membuat playdough bersama. 


Hal penting yang perlu saya sampaikan untuk mak emak dan diri sendiri adalah mengurangi waktu luang yang sia-sia. Beneran deh, memiliki waktu luang yang tidak dimanfaatkan akan membuahkan pikiran-pikiran yang buruk. 


Sekian perjalanan saya untuk bisa menikmati peran jadi seorang ibu. 


Baca juga: Review Scarlett Whitening Bodycare, Worth It atau Enggak?


0

Labels